KLIKSANDI.COM, Sidrap — Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif mengaku akan menghadirkan penerangan listrik ke area persawahan yang ada di Sidrap. Hal itu dia ungkapkan usai memimpin panen perdana padi di Desa Takkalasi, Kecamatan Maritengngae, beberapa waktu lalu.
Menurut Syaharuddin, pertanian harus didukung penuh melalui penyediaan infrastruktur dan teknologi yang memudahkan petani. Listrik masuk sawah dinilai akan berdampak besar pada efisiensi irigasi, pengolahan lahan, hingga pengeringan gabah.
“Listrik masuk sawah kita targetkan segera berjalan. Petani tak boleh lagi kesulitan dalam mengatur aliran air atau penggunaan alat,” tegasnya.
Tak hanya itu, Pemkab Sidrap juga akan menyalurkan benih padi super Genjah dengan umur tanam singkat, hanya 75–80 hari. Benih ini diharapkan mampu mendukung percepatan musim tanam ketiga, sekaligus menjaga produktivitas lahan pertanian.
Pemerintah juga memastikan ketersediaan pupuk serta racun tikus yang bisa diperoleh petani dengan menghubungi Dinas Pertanian. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi serangan hama dan menjaga stabilitas hasil panen.
Syaharuddin menegaskan pemerintah daerah tidak akan mentolerir praktik-praktik yang merugikan petani, seperti potongan timbangan yang tidak adil atau manipulasi harga jual.
“Harga harus sesuai standar. Kita jaga agar petani tidak dirugikan,” ucapnya.
Selain itu, pemerintah terus mendukung penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mempercepat pengolahan lahan, terutama menjelang tanam ketiga.
“Kita percepat semuanya. Petani harus bisa langsung siap tanam setelah panen,” tandasnya.(egg)

Leave a Reply